Jenjang Pendidikan

Profil Pondok Pesantren Imam Syafi'i Tulungagung


Berawal dari keprihatinan umat terhadap pendidikan di Tulungagung, maka berdirilah sebuah Yayasan Ar-Rohmah pada tahun 1999 M / 1423 H yang secara umum bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah dan sosial dimana didalamnya mencoba untuk menanamkan aqidah shohihah sesuai pemahaman salafus sholih melalui bidang pendidikan dasar..( Pada tahun 2014 secara resmi yayasan berubah menjadi Imam Syafi’ie Tulungagung dengan SK Menkumham RI ).

Dengan latar belakang itulah maka didirikan TK Abu Bakar yang berlokasi di desa Mangunsari dan TK Imam Muslim yang berlokasi di desa Bangoan. Setelah berjalannya waktu, sekolah dapat mandiri tanpa subsidi dari yayasan sehingga dengan keberhasilan tersebut maka yayasan tergerak untuk mendirikan pendidikan dengan tetap menanamkan aqidah shohihah sesuai pemahaman salafus sholih di tingkat SD dan dinamakan Sekolah Dasar Islam Sain dan Tahfidz (SDIST) Imam Syafi’i pada tahun 2006.

Walaupun berbasis agama, dengan materi diniyah lebih mendominasi , namun penerapan pembelajaran di sekolah sama seperti sekolah pada umumnya. Dan dengan keteguhan hati dan semangat untuk tetap menanamkan aqidah yang sesuai dengan pemahaman salafus sholih pada diri siswa, maka yayasan mendirikan sekolah setingkat SMP yang diberi nama Madrasah Salafiyah Wustho (MSW) Imam Syafi’i pada tahun 2011.

Selanjutnya beruturut-turut didirikan pula pada tahun 2014 sekolah setingkat SMU yang diberi nama Madrasah Salafiyah Ulya (MSU) Imam Syafi’i . Bagi para calon santri yang ingin masuk ke jenjang MSU namun terkendala dalam penguasaan bahasa pengantar belajar-mengajar yaitu Bahasa Arab, maka Pondok Pesantren Imam Syafi'i mendirikan jenjang sekolah pra SMU/MSU yang diberi nama I'dad Lughowi (Jenjang Persiapan Bahasa) selama 1 Tahun. Di sekolah ini siswa putra dan putri dipisahkan dan mereka juga diharuskan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan.

Jenjang Pendidikan Meliputi :

  1. TK ( Taman Kanak-kanak Islamy ) berdiri tahun 2004.
  2. RA ( Roudhotul Athfal ) berdiri tahun 2007.
  3. SDIST - Sekolah Dasar Islam Sain dan Tahfidz (Setingkat Sekolah Dasar) berdiri tahun 2006.
  4. Ma'had Tahfizh setingkat SD berdiri tahun 2009.
  5. MSW - Madrasah Salafiyah Wustho (Setingkat SMP) berdiri tahun 2011.
  6. I’dad Lughowi - Jenjang Persiapan Bahasa (Pra SMA) berdiri tahun 2014.
  7. MSU - Madrasah Salafiyah Ulya (Setingkat SMA) berdiri tahun 2016

Kurikulum yang digunakan adalah perpaduan antara umum dan diniyah . Kurikulum umum mengikuti dinas pendidikan, sedangkan diniyah menggunakan muqorror dari Wizarotul Ma’arif Saudi Arabia.

Unggulan pada pembelajaran di Pondok Pesantren Imam Syafi'i adalah Tahfizh Al-Qur’an dan Bahasa Arab , sehingga alokasi waktu pembelajaran materi diniyah mendominasi 20% dibanding 80% dari total materi. Target hafalan Al-Qur’an untuk tingkat MSW adalah 20 Juz selama 3 tahun, namun alhamdulillah telah banyak santri yang menyelasaikan hafalan 30 juz pada jenjang ini.
 

2. Letak Geografis

Dilihat dari lokasinya, Pondok Pesantren Imam Syafi’i terletak di lokasi yang strategis karena berada di tengah-tengah antara kota Tulungagung sebelah utara dan selatan. Dari arah selatan samsat ke utara sekitar 2 kilometer. Dari SMP Tapan ke utara sekitar 100 meter dan dari jembatan Ngujang ke selatan sekitar 3 kilometer. Sekolah ini terletak di desa Tapan, kecamatan Kedungwaru, kabupaten Tulungagung.
 

3. Penerapan Pengajaran dan Pendidikan
Tujuan Pondok Pesantren Imam Syafi’i :

  1. Menanamkan aqidah shohihah sesuai pemahaman salafus sholeh.
  2. Mentarbiyah anak didik sesuai dengan tarbawiyah nabawiyah insya Allah.
  3. Menanamkan kecintaan Al-Quran dan hadist-hadist nabi.
  4. Membekali pengetahuan dasar-dasar ilmu agama, mengamalkan dan mendakwahkannya.
  5. Membentengi anak didik dari lingkungan yang kurang baik.
  6. Membentuk generasi rabbani yang handal dan ilmiah.

Target :

  1. Menghafal Al-Quran sekurang-kurangnya 20 juz dan hadist-hadist pilihan.
  2. Menguasai prinsip ajaran Islam dasar secara praktis.
  3. Mengamalkan prinsip-prinsip Islam dasar secara praktis.
  4. Memiliki sikap cerdas, terampil, mandiri, bertanggung jawab, kritis, dan tidak taklid.
  5. Mengerti atau mampu menguasai dasar-dasar bahasa Arab secara lancar (baca, tulis, dan lisan).
  6. Memahami dan mengerti pengetahuan-pengetahuan pendukung (pelajaran umum).

Kurikulum Pembelajaran :
Kurikulum yang digunakan di Pondok Pesantren Imam Syafi’i adalah kurikulum dari DIKNAS dan juga kurikulum dari sekolah. Pelajarannya terdiri dari pelajaran umum dan agama.

Sumber: Pedoman pelaksanaan harian Belajar Mengajar Pondok Pesantren Imam Syafi’i (putri) tahun pelajaran 2016-2017.

Penjelasan: Dilihat dari jadwal yang ada sesunggguhnya mata pelajaran di Pondok Pesantren Imam Syafi’i tidak hanya pelajaran agama saja, tetapi pelajaran umum juga misal bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, dan lain-lain. Dan penggunaan buku pegangan disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan, baik kurikulum dari DINAS maupun dari sekolah sendiri.